Sulis's Homepage


Albums:
See All 2 Albums...
my shot
Pic
Journals:
See All 2 Journals...
Liku-liku Bisnis Persewaan Villa Prigen
Sunday,Jun 1 2008, 10:59:13 AM
my shot

Pasuruan-Memasuki kawasan Prigen-Pasuruan mulai kilometer tiga dari Pandaan, suara para calo yang menawarkan villa akan terdengar lantang ketika anda melewatinya. Jika anda membawa mobil, para calo itu dengan enteng melambaikan tangannya persis di depan mobil anda sambil berteriak. Demikian juga jika anda membawa motor, teriakan calo itu dengan keras memanggil “Mas, villa mas,”.

Setelah memasuki kawasan Prigen, suara yang sama terus terdengar dari para calo lain. Awas! anda jangan kaget ketika sebuah motor mengikuti laju kendaraan serta memepet anda karena beberapa calo yang memiliki motor tidak segan menawarkan hingga mengejar anda.

Pemandangan semacam ini memang sudah tidak asing lagi di kawasan Prigen. Para calo villa yang setiap hari menggantungkan hidupnya dari menyewakan villa miliknya atau milik orang lain selalu memenuhi sudut sudut jalan dimana pengemudi dipastikan melambatkan kendarannya. Usaha keras ini dilakukan pagi hingga malam hari dengan tujuan dagangan yang berupa villa laku di sewa orang.

Keberadaan daerah wisata seperti Prigen yang dipadati Hotel, Restoran, Perkemahan, Penginapan Remaja, Pondok Wisata atau yang identik disebut Villa tentu terlihat sangat ideal. Keberadaan pondok pondok tersebut memungkinkan para pengunjung mudah mencari tempat menginap. Dan untuk mencarinya bukan hal sulit alias sangat mudah mengingat di jalan-jalan para calo yang menjajakan tidak sedikit.

Namun keberadaan villa di Prigen yang jumlahnya mencapai ratusan itu tentu tidaklah mudah untuk memasarkan ke para wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut. Disamping jumlahnya yang tidak sedikit, para wisatawan yang notabene menengah ke atas tentu akan memilih menginap di hotel yang juga tidak sedikit jumlahnya. Lalu apa strateginya?

Dalam dunia dagang, prinsip menjual murah atau menjual dengan sedikit untung asal laris serta banyak pelanggan adalah hal wajar yang selalu diterapkan. Demikian juga dengan sewa menyewa villa di Prigen. Murah asal laris.

Dan memang dalam hal harga, villa villa di Prigen tergolong murah. Bayangkan villa dengan 3 kamar lengkap TV serta sound system untuk karaoke hanya dihargai 50 ribu rupiah dengan hitungan siang hari atau sebagaimana istilah para calo atau penjaga “tidak menginap” dengan hitungan pulang sebelum jam 12 malam. Sedang bagi mereka yang pulang di atas jam 12 malam, atau menurut istilah mereka “menginap”, maka akan dikenai tambahan biaya yang jumlahnya berkisar 20-25 ribu rupiah.

Disamping harga itu, villa-villa di Prigen harganya berfariasi tergantung besar kecilnya villa yang disewakan. Dan jenis tempat yang ditawarkan ada 2 macam. Yakni perkamar dan satu rumah.

Untuk villa per kamar biasanya dihargai 25-50 ribu rupiah untuk tidak menginap sedang jika menginap tambahannya berkisar 15- 25 ribu rupiah tergantung bagaimana ke adaan villa tersebut. Untuk yang harga per-kamar 50 ribu rupiah, biasanya jenis villa ini bersih, nyaman, dilengkapi TV, serta dirawat dan dibersihkan dengan teliti guna menjaga kenyamanan. Sedang untuk harga dibawahnya,  biasanya dibersihkan secara biasa yang terkadang terkesan kotor.

Sedang untuk villa per-rumah atau satu rumah mulai 2-4 kamar lengkap dengan TV dan sound juga bervariasi. Mulai yang termurah 50 ribu hingga 200 ribu. Namun untuk jenis ini biasanya kebersihannya selalu terjaga serta pelayanannya bagus. Dalam arti sang penjaga siap jika anda ingin menyuruh membelikan sesuatu atau disuruh hal lain.  

Dalam setiap menyewa villa dikawasan Prigen, transaksi yang dilakukan tak ubahnya seperti pasar yakni melalui tawar menawar dulu. Anda sepakat dengan harga yang ditawarkan, silahkan anda tempati villa itu. Tapi jika belum pas atau menurut anda terlalu mahal, anda bisa menawar atau memutuskan tidak jadi.

Tapi ingat, bagi anda yang belum mengerti atau asing di kawasan tersebut, jangan sampai terjerat oleh ulah calo. Anda harus pandai pandai menawar harga, mengingat biasanya harga yang di patok calo dua kali lipat dari harga sebenarnya. Dan yang pasti anda harus melihat dulu keberadaan serta keadaan villa itu. Dalam hal ini biasanya sang calo tidak segan menunjukkan sebelum kesepakatan dilakukan.

Ironisnya, sejauh ini sebagaimana keterangan beberapa penjaga maupun calo villa yang ada di Prigen, jumlah penyewa villa tergolong sepi. Menurut mereka para wisatawan jarang memilih villa untuk menginap. Mereka cenderung menginap di hotel.

Namun demikian kawasan Prigen yang identik dengan dunia kupu-kupu malam merupakan target utama dari pemilik villa. Para pengencan pramunikmat itu selalu menggunakan vasilitas villa yang ada untuk bermabuk ria. Sehingga sang kupu-kupu yang demikian banyak keberadaannya menggiurkan para penganggur untuk menyulap rumahnya menjadi villa dengan harapan bisa menjadi mata pencaharian. Dan terlihat, di daerah Pecalukan-Prigen banyak rumah-rumah warga yang sebagian atau bagian depannya di sewakan layaknya villa. Dan harganya, woow...murah. (Sulis)

Tag: no, Tags | 39 Views | Post Comments | Share with Friends | |
Banyak Kasus Dugaan Korupsi Mandeg Di Intel
Saturday,May 31 2008, 04:43:08 AM

Pasuruan-Sejumlah kasus dugaan korupsi masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil. Masuknya kasus-kasus yang dominan atas laporan seseorang maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ini menunjukkan kepercayaan tinggi masyarakat terhadap lembaga Judikativ yang dianggap mampu menarik lagi kerugian negara. Namun sakit hati dan emosi sudah pasti kalau ternyata kasus-kasus yang masuk itu justru hanya teercatat atau bahkan mandeg di meja Intel.

Pantauan koran ini, sejumlah kasus sejak awal 2008 sudah masuk Kejari Bangil. Diantaranya dugaan penyelewengan dana bantuan bibit untuk petani, dugaan penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang melibatkan Diknas, laporan LSM atas dugaan korupsi proyek jalan di Binamarga, dugaan penyelewengan dana Gerhan (Gerakan Rehabilitasi Hutan) yang melibatkan Dinas Kehutanan, dugaan korupsi dana Jaring Asmara di tingkat Dewan serta sejumlah perkara lain yang tak tercium karena bersifat rahasia.

 Sejauh ini terlihat adanya upaya pemanggilan terhadap siapa-siapa yang terlibat dalam kasus tersebut. Langkah pemeriksaan ditingkat lid (penyelidikan) sudah dilakukan dalam sejumlah perkara yang masuk. Kantor Kejari Bangil khususnya ruang Intel sempat ramai atas hadirnya sejumlah orang yang diperiksa dalam kasus berbeda. Bahkan sejumlah pejabat Pemkab yang notabene masuk dalam target utama laporan sempat datang atau dipanggil yang langsung ditemui di sejumlah ruangan Kasi termasuk di ruangan Kajari.

Seperti apa pemeriksaan serta bagaimana kelanjutannya sejauh ini masih dirahasiakan. Sejumlah jaksa fungsional di jajaran Intel selalu menghindar ketika diminta menjawab pertanyaan wartawan. “Sabar mas, nanti aja saya sibuk banget nich, “kata Marsandi salah satu jaksa fungsional di Intel yang selalu mengulang jawaban sama ketika ditemui beberapa kali.

Fenomena ini terrus berlanjut hingga saat ini. Ada kesan jajaran Intel sengaja menutup-nutupi perkembangan sejumlah kasus tersebut. Kenapa? Pertanyaan keheranan memang tak usah dijawab dengan mulut yang gampang dibelokkan. Atas bungkamnya jajaran intel justru membuka mata banyak pihak atas apa yang terjadi. Dimana sejumlah kasus yang masuk sampai sekarang tak satupun yang masuk ranah pengadilan.

Fakta lapangan sudah cukup menjawab benar tidaknya semua itu. Lihat saja kasus dugaan penyelewengan dana bantuan bibit untuk petani. Kasus yang melibatkan Dinas Pertanian ini sepertinya sudah dihentikan dengan alasan bukti-bukti perkara yang akan diperiksa lenyap karena banjir. “Bagaimana kita bisa melanjutkan kalau bukti yang mau kita tanyakan lenyap, “kata Kasi Intel Rudi Imawan dalam satu kesempatan yang diamini Kajari Bangil Sutanto Adi.

Siapapun bisa menilai atas jawaban sekenanya itu. Sebab berdasar konfirmasi dari Dinas Pertanian sendiri, dalam pengelolaan atas dana bantuan itu ada rekanan yang ditunjuk. Tak hanya itu para petani yang jumlahnya tidak sedikit juga masih ada alias tidak “lenyap" terbawa arus banjir. Lalu masuk akalkah alasan pentolan Kejari Bangil tersebut.

Lantas bagaimana dengan kasus yang lain? Sejauh ini masih belum ada kejelasan, dan yang pasti tak satupun perkara yang ada masuk meja persidangan. Yang ada hanya kasus Kridit Usaha Tani (KUT) yang tak ubahnya pengungkapan kasus lama sebagai langkah gugur kewajiban. (Sulis)

Guestbook:

17 Comments
Page 1 of 1

Display mode:

Info Penting baca sampai selesai ya
8/26/2008 1:58 PM
ahmad, 23
Bandung
Indonesia


This comment has been removed due to its advertising content.


Reply
xixixixiixixi
6/7/2008 5:36 AM
ca, 17
Surabaya
Indonesia

ga usah aja!!!
kita bisa chat disi aja!!:D

Reply
no hp
6/7/2008 5:24 AM
ca, 17
Surabaya
Indonesia

buat apa???

Reply
Re: no hp
6/7/2008 5:30 AM
Sulis, 26
Malang
Indonesia

ya di sms, di telphon, namanya jg mau berteman
weeekk...:)

Reply
nnnhhhh
6/7/2008 5:03 AM
ca, 17
Surabaya
Indonesia

apa nya????

Reply
Re: nnnhhhh
6/7/2008 5:12 AM
Sulis, 26
Malang
Indonesia

:) no hp nya

Reply
Hi
6/7/2008 4:54 AM
yuliana, 31
Malang
Indonesia

Baik mas...km gimana ...ada acara apa malam minggu...? Jalan ama ce kamu ya..? met happi aja dech kl gitu ...

Reply
Re: Hi
6/7/2008 4:56 AM
Sulis, 26
Malang
Indonesia

:)
yuli ada no hp gak, ato YM man yuk
disini ga fast hexxxxx

Reply
Re: Re: Hi
6/7/2008 4:59 AM
yuliana, 31
Malang
Indonesia

yuliana772002@yahoo.com

Reply
boleh
6/7/2008 4:43 AM
ca, 17
Surabaya
Indonesia

boleh aja ko!!!
hehehehe....panggul aja!!!!
eh salah,,,,,pangggil aja.aq CA
hohohohohho!!!

Reply
Re: boleh
6/7/2008 4:58 AM
Sulis, 26
Malang
Indonesia

stell here...:)mabrur bos

Reply
hu 'uh
6/7/2008 4:37 AM
ca, 17
Surabaya
Indonesia

hu 'uh lagi ol,,,
mange napa????
aq di waernet lah!!!
hohohohoho,drmh lom da netnya!!!
huhuhuhuhuhu.

Reply
Re: hu 'uh
6/7/2008 4:41 AM
Sulis, 26
Malang
Indonesia

pengen kenal gw bos :)
kalo boleh sih
ahahahahahahahahaha...duh laperrrrrrrrr
:) ca, cmplit name lo sapa bos

Reply
tau aja
6/7/2008 4:35 AM
ca, 17
Surabaya
Indonesia

hehehehehe
kakaknya yg usia 18 nyamar ke 16
wkwkwkwkwkkwwkwkwk
lam kenal juga!

Reply
Hi
5/31/2008 1:26 PM
yuliana, 31
Malang
Indonesia

Nice to meet you .... semoga jadi temen yang bener temen ya....

Reply
Re: Hi
6/7/2008 4:43 AM
Sulis, 26
Malang
Indonesia

haloo...pa kabar non
:)

Reply
Friend
6/1/2008 5:07 AM
Sulis, 26
Malang
Indonesia

hai, lg online ya :) km dimana

Reply

17 Comments
Page 1 of 1

Subject:
Body: