Sean's Homepage
See All 6 Journals...
Friday,Aug 3 2007, 04:49:00 PM
|
Nyanyian-nyanyian Malam Sunyi adalah malam namun dalam jubah kesunyian mimpi-mimpi membohongi penantian matanya yang tajam mengawasi hari-hari yang telah berlalu Biarkan aku membawamu anak perempuan padang kepada pecinta kebun anggur anggur yang kita peras akan memadamkan api kerinduan Tak dapatkah kau dengar burung hantu dipadang itu melantunkan melodi? nafas bukit-bukit telah memenuhi langit nafas mereka bau wewangian tumbuh-tumbuhan Tak perlu kau takut, cintaku karena tak pernah memiliki bintang-bintang di ketinggian kepadamu mereka akan menceritakan apa yang mereka ketahui halimun tipis malam berputar di kebun-kebun anggur ini mereka akan menyimpan rahasia-rahasia kita Tak perlu kau takut, wahai pengantin perempuan yang berjiwa akan keluar dari gua magisnya dia berbohong dalam tidur yang mabuk tidak terlihat oleh semuanya bahwa ia menyelamatkan mata-mata waktu Sang raja yang berjiwa jika ia harus lewat, biarkan hasrat memberikannya batas ujian seperti aku, dia jatuh cinta dan karenanya tak mungkin menghukum cinta apalagi membakarnya
------------------------------------
Nyanyian-nyanyian Ombak
Aku dan pantai adalah sepasang kekasih letih bersama oleh gairah dan dipisahkan oleh angin
Aku datang dari balik debu yang biru untuk mencampur perak buihku dengan emas pasirnya aku mendinginkan panas hatinya dengan mulutku
Saat fajar aku menceritakan hukum gairah pada telinga kekasihku dan dia mendekapku pada dadanya
Malam hari aku menyanyikan lagu suci pendoa yang merindu dan dia mendekat aku adalah peminta dan kekasihku teman setia yang sabar
Saat aku beranjak kupeluk kekasihku ketika air yang surut mengikutiku aku menjatuhkan diriku di ujung kakinya
Seberapa sering aku menari-nari bersama anak-anak laut ketika mereka muncul dari kedalaman dan duduk diatas karang menikmati bintang seberapa sering aku mendengar kekasih meratapi gairahnya dan dengannya aku merintih dan menghela nafas
Seberapa sering aku berpesta dengan karang meskipun ia kokoh tertawa aku membelainya meskipun ia tidak tersenyum
Seberapa seringkah aku menyelamatkan diri dari jurang laut dan membawanya pada kehidupan seberapa seringkah aku mencuri permata dan memberikannya pada wanita
Dalam kesunyian malam ketika hantu malam memeluk semua ciptaan aku melihat segala sesuatu kadang-kadang bernyanyi dan berbisik
Kesedihan adalah aku karena menatap malam telah membuatku sia-sia tetapi aku seorang pencinta dan aroma cinta adalah kesadaran
Itulah hidupku itulah hidupku yang harus ku jalani
-----------------------------------
Nyanyian-nyanyian Hujan
Aku adalah benang perak yang dijatuhkan Tuhan dari ketinggian alam menangkapku dan menghiasi lembah-lembah
Aku adalah mutiara indah yang dijatuhkan dari mahkota Astarte anak perempuan pagi mencuri dan menebarkannya di atas bumi
Aku menangis dan bukit-bukit tersenyum aku direndahkan sedangkan bunga-bunga menjaga ketinggian kuncupnya
Awan dan bumi adalah sepasang kekasih dan aku adalah pelayan yang pergi diantara mereka aku menangis dan menghilangkan dahaga salah satunya dan menyembuhkan penyakit bagi yang lainnya
Sambaran halilintar dan kilatan halilintar menunjukkan kedekatanku pelangi adalah lengkungan kemenangan di akhir perjalanan kehidupan bumi dimulai di bawah kaki kemarahan dan berakhir dalam tangan-tangan kematian yang damai
Aku muncul dari dalam danau dan melayang tinggi di atas sayap-sayap berbulu lembut saat aku melihat taman-taman yang indah aku merunduk dan mencium bunga-bunganya memeluk ranting-rantingnya
Dalam kesunyian aku mengetukkan ujung jariku yang halus di atas jendela kaca dan ketika itu sepi berpadu dengan nyanyian dimana jiwa yang peka dapat memahami
Aku dibawa oleh panasnya udara lalu aku membunuhnya mungkin pula seorang wanita menjadi tuan laki-laki melalui kekuasaan yang dia cabut dari laki-laki itu
Aku adalah tarikan nafas lautan aku adalah airmata langit aku adalah senyuman bumi begitu juga cinta adalah tarikan nafas dari lautan perasaan, airmata langit dan senyuman dari bumi sang jiwa
-----------------------------------
Nyayian-nyanyian Keindahan
Aku adalah petunjuk cinta aku adalah anggur jiwa, makanan hati aku adalah bunga yang membuka hatinya ketika hari masih pagi seorang gadis mengambilku, menciumku meletakkanku didadanya
Aku adalah rumah kebahagiaan sumber kesenangan aku adalah awal kepercayaan senyuman di bibir-bibir perawan
Seorang pemuda melihatku dan melupakan teman-temannya hidupnya menjadi panggung mimpi-mimpi kesenangan
Aku adalah inspirasi penyair-penyair pengawal para seniman serta guru bagi pemusik
Aku adalah tatapan mata bayi seorang ibu yang penuh cinta melihatnya dan menunduk dalam doa dan pujian Tuhan
Aku lahir dari Adam didalam tubuh Hawa yang menjadikannya budak Aku muncul pada Sulaiman dalam bentuk kekasihnya dan aku menjadikannya pahlawan serta penyair
Aku tersenyum pada Helen dan Troy termusnahkan aku memahkotai Cleopatra dan cinta mengisi lembah sungai Nil
Aku seperti waktu membangun hari dan meratakan malamnya Aku adalah Tuhan menganugerahi kehidupan dan kematian
Aku lebih lembut dari helaan nafas bunga yang harum lebih tajam dari kilat aku adalah kenyataan, hai manusia aku adalah kenyataan dan aku adalah kebaikan yang tak kau ketahui
-----------------------------------
Nyanyian-nyanyian Kebahagiaan
Laki-laki adalah kekasihku dan aku adalah kekasihnya aku menggairahkannya dan dia terbakar olehku
Tetapi ketakutan aku memiliki pasangan dalam cintanya yang membuatku nmenyengsarakan dan menyakitinya istri keduanya bernama masalah yang mengikuti ke mana pun kami pergi seorang penonton yang selalu memisahkan kami
Aku mencari kekasihku di kedalaman diantara pohon-pohon dan disamping danau tetapi aku tak menemukannya
Masalah telah memperdayakan dan melarikannya jauh ke kota menuju kegaduhan, korupsi dan kesengsaraan
Aku mencarinya di ruang-ruang pengetahuan dan dalam kuil-kuil kebijaksanaan tetapi aku tak menemukannya
Masalah, dia yang selalu berpakaian debu telah menuntunnya menuju pertahanan kepentingan diri sendiri tempat ketidak pedulian tinggal
Aku mencarinya di bumi kesenangan tapi tidak menemukannya karena musuhku telah merantainya dalam gua kerakusan dan nafsu birahi
Kupanggil dia saat fajar ketika timur sudah diisi dengan kesenangan tetapi ia tidak mendengarku karena matanya telah berat dengan kerakusan
Kubelai dia pada malam saat kegelapan menjadi kesunyian dan bunga-bunga tidur tetapi dia tidak membalasku dengan perhatian karena dia pikir itu adalah perhatian seseorang di pagi hari
Kekasihku mencintaiku dan mencariku dalam ciptaan-ciptaannya tetapi dia hanya menemukanku dalam ciptaan-ciptaan Tuhan
Dia mencari penyatuan bersamaku di istana kejayaan yang dia bangun di atas tengkorak kelemahan atau dalam emas dan perak
Tetapi aku akan muncul padanya di rumah sederhana yang dibangun Tuhan di atas gundukan arus-arus perasaan
Dia mencari untuk menciumku di hadapan penguasa dan pembunuh tetapi aku hanya akan mengijinkannya merasakan mulutku dalam kesunyian diantara murninya bunga-bunga
Dia akan membuat penipuan diantara kami tetapi aku tidak bermaksud untuk menyelamatkan perbuatan yang tidak tercemar yang tidak untuk diri sendiri
Kekasihku telah belajar menangis dan meratap dari musuhku yang bernama masalah namun aku akan mengajarinya meneteskan airmata permohonan dari mata hatinya dan menyesali seperti dia mencari kepuasan
Kekasihku adalah milikku dan aku adalah miliknya
|
Friday,Aug 3 2007, 04:37:24 PM
|
Jum'at, 4 april 2007 Hari ini sean agak gelisah. Dia tidak tau bagaimana perasaannya yang sebenarnya. Di satu sisi masa lalu yang menyakitkan terus saja menghantuinya agar dia tidak mudah tergoda oleh cinta. Disisi lain dia sudah terlanjur sayang dengan seorang cewek. Awalnya hanya karena penasaran (ini yang selalu menjadi awal permasalahan) kenapa teman-temannya suka ngejekin sobat karib sean yang bernama rama dengan cewek sekelasnya. Setelah ditanyakan ternyata ada rahasia tersembunyi yang hanya diketahui oleh segelintir orang. Temannya itu pertama kali merasa ragu ingin menceritakan masa lalunya kepada sean, tetapi setelah didesak, ia pun mau menceritakannya. Semua ini berawal dari acara mahasiswa yang penasaran dengan hal-hal yang berbau perasaan. Setelah kenyang makan bersama, lima orang yang semuanya adalah teman sekelas sean, mulai bercerita tentang kuliahnya. Curhat tersebut berujung kepada persoalan pribadi, apalagi kalau bukan soal wanita. Mereka mulai roling question satu-persatu. Dimulai dengan maman yang dengan malu-malu mengatakan menyukai Tania, kemudian dengan gusgus yang menyukai April, sampai kepada rama yang merupakan orang terakhir dan menyatakan bahwa dia menyukai Lia. Kemudian mereka mulai bertaruh (versi rama), siapa yang dapat memiliki (jadian) dengan orang yang disukainya, maka yang lain akan bayarin dia makan besar. Seperti yang sudah bisa ditebak, rama pun mendatangi lia dalam keadaan basah kuyup karena pada saat itu hujan turun rintik-rintik. Lia pun terkejut melihat rama yang memaksakan diri datang ke kosnya walaupun cuaca tidak mendukung. Setelah mempersilahkan duduk (tanpa minuman karena aku sendiri [sean] juga tidak pernah disuguhi minuman setiap kali kesana), rama pun mulai mengatakan maksud kedatangannya. Lia pun mulai berpikir sejenak, ia mulai menimbang perasaannya saat itu dan pengorbanan rama yang cukup membuatnya terharu, akhirnya ia pun menerima rama dengan syarat tidak boleh ada orang lain yang tau tentang hubungan mereka itu. Rama pun menerima syarat tersebut dengan senang hati dan pulang ke kos dengan senyum mengambang. Karena dirahasiakan, maka tidak ada yang tau tentang hubungan mereka. Rama pun mengatakan kepada teman-temannya bahwa ia di tolak. Sedangkan temannya yang lain, ada yang tidak berani dan ada juga yang ditolak seperti rama (versi yang lainnya). Tidak berani, why? Khusus Tania, dia memang sulit ditaklukan. Cewek berjilbab yang menjunjung tinggi harga dirinya dan tak seorang pun yang berani menyentuhnya kecuali sean. Itu juga yang menyebabkan Tania bersikap cuek kepada sean, antara benci dan harga diri yang dikoyak oleh sean dengan menyentuh Tania kapanpun dia mau. Oleh karena itu, teman-teman sulit jika ingin membina hubungan asmara dengan Tania, sean sendiri belum bisa menyentuh hatinya. Back to rama's story, setengah tahun kemudian rama mutusin lia karena dia merasa hubungan itu tidak didasari oleh cinta dan hati yang tulus, hubungan itu terjadi karena keterpaksaan ingin memenangkan pertaruhan walaupun sebenarnya tidak menang secara fisikly. Dan sekarang rama menyesal sekali, dia ingin kembali kepada lia. Dia ingin menebus kesalahan yang telah diperbuatnya karena sekarang dia merasakan betapa berartinya lia bagi dirinya Sean yang pernah merasa sakit hati karena dipermainkan oleh cewek, mulai merasa marah kepada rama. Kenapa anak itu begitu teganya mempermainkan perasaan orang lain. Tetapi rasa marah itu hanya saat itu saja, setelah puas mengatakan ini-itu dan sedikit nasehat, semuanya menjadi reda. Kebetulan pada saat itu yaitu hari kamis kemaren, lia jatuh sakit dan tidak bisa ikut kuliah. Dasar otak cinta, sean pun menemukan ide untuk meminta maaf kepada lia. Dia pun mulai bikin janji kepada rama agar jangan pulang dulu sehabis kuliah. Kemudian sean kembali kerumah dan menyempatkan diri untuk membeli buah-buahan sebelum pergi lagi ke kampus. Setelah selesai kuliah, sean mengajak rama untuk ke kos lia. Rama pun heran, "ada apa ini?" Tanyanya kepada sean. Sean menjawab, "ini saat yang tepat untuk minta maaf. Dia lagi sakit tuh, pasti senang kalau dijenguk dan aku sudah mempersiapkan buah-buahan untuknya" rama hanya mengangguk saja. Mungkin karena terlalu bersemangat, sean lupa bahwa saat itu jam 1 siang dan tentu saja itu adalah jadwal tidur siang, apalagi buat orang yang sakit. Mereka pulang dengan tangan hampa, tapi sudah buat janji kalau nanti malam akan datang lagi. Sorenya sean segera mempersiapkan diri, dia mulai memilih pakaian yang akan dipakainya nanti. "Ke rumah cewek harus tampil keren dunk ?" batinnya. Setelah selesai colat magrib, dia mulai menyetrika baju kaos merah dan celana jinsnya. Abis isya dia pun mulai berangkat ke kos rama yang sudah menunggunya dari tadi. Setelah itu mereka pun berjalan ke kos lia karena jarak antara kos rama dan lia tidak begitu jauh. Setelah sampai dan mengucapkan salam, mereka dipersilahkan masuk dan duduk. Rama membuka pembicaraan dengan menyerahkan buah yang dari tadi siang ingin sekali diberikannya kepada lia. Mereka mulai mengobrol santai dengan menanyakan kabar lia, terus apakah kondisi lia sudah membaik. Kali ini sean yang mendominasi pembicaraan dengan menceritakan tentang dirinya dan juga bertanya tentang kehidupan lia. Sedangkan rama hanya sesekali menyambung pembicaraan dengan sedikit gombalan. Tidak berapa lama kemudian, rama pun menyadari posisinya dan mohon diri untuk ke kos temannya sebentar dan akan kembali lagi setelah urusannya selesai. Saat itulah sean mulai dengan pembicaraan serius dengan sedikit pertanyaan jebakan untuk menarik perhatian lia. Dia menanyakan kenapa lia tidak tanggap ketika rama ngomong di kelas dan pertanyaan lainnya, lia hanya menjawab dengan jawaban singkat seperti harus ya? Penting ya? Kalau aku tidak mau jawab? Sean tidak kehilangan akal, dia mulai mengalihkan pembicaraan dengan menceritakan masa lalunya dan ketika cerita itu sudah menghipnotis lia, dia mulai menanyakan pertanyaan yang belum terjawab tadi. Lia yang terbawa arus cerita pun menjawab pertanyaan sean sedikit demi sedikit. Setengah jam kemudian, rama datang dan ikut nimbrung cerita yang sudah lanjut. Ketika jam sudah menunjukkan angka 9, sean dan rama pamit pulang karena jam bertamu sudah habis. Sesampainya di kos rama, sean pun berkata kepada rama bahwa dia sudah memberikan sedikit gambaran hidup yang real kepada lia, dan sekarang tugas rama sendirilah untuk menyelesaikan cerita cintanya. Tetapi jawaban rama sungguh mengejutkan sean, rama mengatakan : "kau aja yang jadi pacar dia. Aku liat kalian cocok dan sepertinya aku tidak ada harapan lagi" sean hanya terdiam mendengar jawaban rama. Setelah merasa agak tenang, sean pamit pulang. Sesampainya dirumah, sean mulai memikirkan perkataan rama tadi. Dia tidak habis pikir kenapa rama malah menyuruhnya untuk mendekati lia. Tapi akhirnya dia beranjak tidur dan tidak ingin memikirkan masalah itu lagi.
Selasa, 29 Mei 2007 Setelah siap-siap sorenya dengan pakaian terbaiknya, dia mulai mencari motor nganggur milik temannya. Maklum, sean kan bukan orang yang berada dalam masalah harta. Dia tidak punya apa-apa untuk membeli barang mewah seperti kendaraan bermotor. Jam menunjukkan pukul 19.30, kebetulan motor yang ingin dipakainya sedang dibawa oleh temannya yang lain. Setelah mendapat ijin dari yang punya, sean melesat menuju rumah lia dengan berbagai macam rencana licik didalam kepalanya. Setelah sampai dan dipersilahkan duduk, lia mulai ambil sikap. Dia mengerti sean ke kosnya tidak hanya untuk membayar keakraban, tetapi ada hal lain yang tersembunyi dari senyuman anehnya itu. Ketika sean mengawali ceritanya, lia segera berkata "jangan ajak aku diskusi ya?" sean hanya tersenyum ringan mendengar hal itu. Dia terus melanjutkan ceritanya tanpa memperdulikan muka lia yang seakan memohon agar dia segera pulang. Kemudian setelah menceritakan tentang dirinya, sean bertanya tentang masalah pribadi lia. Sean berkata "kok aku tak pernah melihat cowokmu lia? Tak mungkin lah kamu tidak punya cowok. Atau mungkin kamu sudah punya yang di kampung? jadinya kamu gak mau punya cowok disini" awalnya lia tidak mau menjawab, tetapi karena sean terus saja menanyainya dan kadang-kadang bercerita tentang dirinya sendiri, lia pun terhipnotis dengan kata-kata sean dan tanpa sengaja dia memberitahukan rahasia yang selama ini ia sembunyikan dari semua temannya. Lia menunjukkan cincin yang ada di jari manis tangan kirinya dan berkata " ini apa?" sean menjawab, "kalau itu aku juga bisa, aku tinggal beli cincin dan kupakai terus aku tunjukin ke teman-teman sambil mengatakan, woi aku sudah tunangan ni !" lia menyahut, "jadi kamu gak percaya ni? Ini beneran lho !" sean mulai dengan pertanyaan seperti seorang peneliti karena dia merasa lia sudah terjebak dengan alur cerita yang dibuatnya. "okelah aku percaya, tapi siapa tuh orangnya? Dia ada disini atau di kampungmu?" Tanya sean. "ya di kampung lah, ngapain juga dia disini" jawab lia. "lebih tua atau lebih muda?" tanya sean lagi. "lebih tua sekitar lima-enam tahun diatasku". "kalau begitu umurnya sekitar 25-27. berarti dia sudah bekerja dong ! terus kalau begitu pikirannya sekarang tinggal nunggu nikah aja, ya kan?" sean memastikan. "iya, dia wiraswasta dan aku dah bilang sama dia, kalau mau sama aku silahkan tunggu sampai aku selesai kuliah, kalau tidak sanggup silahkan nikah dengan yang lain." Setelah berkata seperti itu lia pun menutup mulutnya secara spontan seolah baru tersadar dengan ucapannya tadi. "aku belum pernah ngomongin soal ini sama orang lain, anak ini memang ya!" gumamnya. Sedangkan sean hanya tersenyum karena sudah mendapatkan apa yang diinginkannya. Seperti biasa, lagak sean seperti orang yang tidak tau apa yang terjadi terus saja menganalisa perkataan lia tadi sambil menakuti lia kalau-kalau calonnya itu nanti akan kecantol cewek lain dan seakan mendoktrin lia agar jangan bergantung kepada satu orang saja. Ketika jam tangan sean berbunyi menandakan jam 9 telah tiba, lia segera mengingatkan bahwa jam bertamu sudah habis. Sean pun menghaturkan diri untuk pulang dengan pesan terakhirnya, "berhati-hatilah dengan cinta dan jangan terlalu bergantung kepada satu orang saja". Setelah pintu ditutup, sean segera beranjak pulang dengan hati yang senang. "jebakan kedua kita berhasil, tinggal menunggu kesempatan untuk rencana selanjutnya, he-he-he!" sean bergumam dalam hati. Setelah sampai di rumah, sean langsung pulang dengan perasan yang puas.
Selasa, 26 juni 2007 Dua minggu setelah program TOEFL dari kampus berjalan. Libur yang cukup panjang mengundang minat sean untuk ikut kursus bahasa inggris gratis dari kampus. Apalagi sejak tahun ini kampus sean sudah menerapkan sebuah kompetensi pembelajaran yang dinamakan quality assurance atau jaminan mutu. Dimana semua mahasiswa diharapkan lulus tepat pada waktunya yaitu 3,5 sampai 4 tahun. Dan untuk menambah skill mahasiswanya, mulai tahun ini setiap ujian skripsi harus memenuhi syarat TOEFL dan TOAFL. TOEFL atau tes of English as foreign language berupa tes untuk menguji kemampuan seseorang dalam berbahasa inggris dimana tes tersebut terdiri dari reading, writing, structure and listening yang mempunyai skor atau nilai pada setiap jawaban yang benar. Skor tertinggi yaitu 680, dan mahasiswa kampus sean dituntut untuk mendapatkan skor minimal 450 sebagai syarat untuk mendapatkan ujian gelar kesarjanaan. Adapun TOAFL sama seperti TOEFL, tapi untuk tes dalam berbahasa Arab dengan skor tertinggi 100, dan mahasiswa dituntut untuk mendapatkan skor minimal 70. Sebuah kompetensi yang sangat menjanjikan untuk bersaing di masyarakat, akan tetapi hal itu akan menuntut kerja keras para mahasiswa, apalagi yang belum sepenuhnya mengerti dengan bahasa inggris dan bahasa Arab. Seminggu yang lalu tepatnya hari jum'at, sean berangkat ke Jakarta karena ortunya sedang berada disana mengunjungi kakak sean yang memang bekerja disana. Naik kereta api merupakan kesukaan sean jika bepergian ke luar kota. Disana dia selalu bertemu dengan teman-teman baru yang bisa diajak bercanda dan tentunya ada cewek yang bisa diajak ngomong. Setengah tahun yang lalu, tepatnya tiga hari sebelum idul adha, sean juga pergi ke Jakarta karena pada idul fitri yang lalu sean tidak pulang ke kampung halamannya. Itu adalah kesempatan untuk mengunjungi orang tuanya dan saat itu adalah kali pertama dia naik kereta api. Disana dia mendapatkan pengalaman dansensasi yang baru. Kebetulan di seberang tempat duduknya ada seorang wanita yang juga pulang karena pada waktu itu liburan sekolah. Awalnya sean cuek aja karena memang itulah gaya khas yang diciptakannya. Tetapi setelah hari menjelang malam dan tidak ada lawan bicara, sean pun memberanikan diri memulai percakapan dengan cewek tersebut. Yah, hanya obrolan biasa seperti orang yang baru kenal. Apalagi pada saat itu ada satu cowok yang ikutan nimbrung. Akhirnya sean memutuskan untuk beranjak dari tempat duduknya menuju gerbong karena udara sangat panas sekali didalam gerbong itu. Setelah sampai di pintu gerbong, sean pun menyalakan rokoknya dan merasakan hembusan angin yang masuk dari jendela yang tidak ada kacanya. Setelah merasa gerahnya hilang, sean pun kembali ke tempat duduk dan mendapati cewek tersebut sudah duduk di tempat duduknya yang kebetulan memang tidak ada orang lain selain sean. Setelah duduk dan merasa sedikit bosan, sean pun membeli TTS menjelang kantuknya, sedangkan cewek tersebut sedang asyik mendengarkan lagu dari mp3 player milik sean. Kemudian sean pun mulai membuka suasana dengan mengajak cewek tersebut untuk mengisi tts dan mereka pun mengisi bersama. Suatu kesempatan yang jarang didapat sean berdekatan dengan cewek seperti itu. Menjelang tengah malam sean pun mengantuk dan mulai menyandarkan kepalanya di jendela, dan cewek tersebut lagi ngobrol santai dengan cowok tadi. Menjelang subuh sean bangun tetapi tidak bisa bergerak karena ada sesuatu yang bersandar di bahunya, apalagi kalau bukan cewek tersebut yang sudah larut dengan mimpinya, sean pun meneruskan tidurnya. Ketika waktu subuh sudah masuk dan matahari mulai terlihat di ufuk timur, sean pun mendengar suara yang memanggilnya. Ternyata cewek tersebut membangunkan dirinya agar dia melaksanakan shalat subuh karena kereta baru tiba di Jakarta ketika matahari sudah tinggi. Pada awalnya sean kaget dan sedikit kagum karena sebelumnya tidak ada cewek yang pernah membangunkannya untuk melaksanakan shalat. Ia pun melaksanakan shalat dan setelah itu langsung menuju gerbong untuk mengeringkan keringat yang membasahi tubuhnya. Ketika kereta berhenti di stasiun Jatinegara, laki-laki yang menemani cewek itu ngobrol pun turun. Tinggal sean dan cewek itu yang tersisa. Kesempatan ini digunakan sean untuk berkenalan dengan cewek tersebut yang menyebut namanya Nur. Setelah sampai, mereka pun turun dari kereta dan berpisah di pintu keluar stasiun menuju rumah masing-masing. Sean pun sangat senang dengan kejadian ini dan selalu rindu untuk naik kereta. Lagipula dia sudah mendapatkan nomor hape cewek itu dan sampai saat ini mereka tetap berteman baik dan sering smsan. Seberkas kenangan yang membuat perubahan dalam kehidupan sean yang dulunya hanya bisa menyakiti cewek dan akhirnya dia disakiti juga. Akan tetapi sekarang dia sudah menyadari kesalahan masa lalunya dan ingin menebusnya dengan memberikan kasih sayang kepada semua cewek yang dikenalnya. Tapi itu tidak membuatnya menjadi playboy karena dia selalu membatasi hubungannya agar tidak menjadi sebuah ikatan cinta. Disamping itu, ia masih menanti kedatangan kekasih yang sangat dicintainya dari dulu.
Jum’at, 3 Agustus 2007 Liburan kuliah tinggal menghitung hari, seminggu lagi sudah masuk registrasi ulang sekaligus pembayaran SPP. Sean masih menikmati liburannya yang hamper selesai, bangun telat dan tidur lambat sudah menjadi kebiasaannya. Tapi selama 2 bulan liburannya, sean mendapatkan banyak kejutan yang memberikan secercah harapan tentang cewek yang dinantinya. Sebulan yang lalu sean mulai membuka masalah yang selama ini terus saja menyiksanya, tentu saja hal ini berkaitan dengan cinta. Soledad, nama yang diberikan sean kepada cewek yang diyakininya sebagai jodohnya dan cewek yang sering datang ke mimpinya. Sean menceritakan permasalahannya itu kepada Tiwi, temannya semasa SD dan sekarang kuliah di Solo. Selain cantik, tiwi juga mempunyai kecerdasan (kedewasaan) yang mengagumkan. Dia bisa memandang dan menilai sesuatu secara objektif sesuai keilmuan yang dimilikinya. Malam itu, tanggal 5 juli, sean mengirimkan sms yang berisi sebuah pertanyaan yang berbunyi "kamu percaya gak kalo orang yang sering datang ke mimpi kita itu adalah jodoh kita?" tiwi pun membalas "aku pernah mendengar kisah yang sama seperti yang kamu alami. Katanya itu mitos, tapi sebagian orang percaya kalau jodohnya akan datang, asal diyakini aja. Aku belum pernah ngalamin, tapi mungkin aja." Lalu sean melanjutkan pertanyaannya "aku sih mang sering mimpiin dia, tapi kenapa asal aku bangun, semua yang ada dalam mimpi itu hilang dari memoriku ?" tiwi menjawab "mungkin itu cewek bisa jadi jodoh kamu, kan sapa tau aja! Mungkin belum saatnya ditunjukin wajahnya, tunggu saatnya tiba. Oh ya, kisah kamu mirip sama kisah temanku, tapi dia ingat wajah cowok itu." Sean kaget mendengar jawaban dari tiwi, dia menjadi penasaran dengan orang yang mengalami hal sama seperti dirinya. Lalu dia bertanya tentang cewek tersebut dan ciri-cirinya dan cowoknya. Tiwi melanjutkan ceritanya "sampai detik ini dia belum dapat menemukan cowok itu dan dia sudah 7 tahun menunggu cowoknya. Meskipun sekarang dia sudah punya pacar, tapi dia tetap menginginkan cowok itu. Kamu beruntung sering memimpikan cewek kamu, dianya Cuma 3 kali katanya, dan umurnya 1 tahun dibawah kita. Kalau ciri-ciri cowoknya, katanya sih kayak kamu : putih, tinggi dan ideal, matanya agak sipit, etc. kalau temenku itu ciri-cirinya : anaknya manis kayak gula, tinggi, matanya agak sipit, terus ada lesung pipinya, dia juga periang dan lucu abis. Dan umur cowoknya itu sepertinya 2 tahun diatas dia, sekarang umur cewek itu 18 tahun, mau 19 oktober nanti." Sean langsung menyimpan semua data itu kedalam memorinya, mana tau aja tu cewek soledadku, pikir sean. Teka-teki tentang apakah teman cewek tiwi itu adalah soledad atau tidak terjawab kemaren malam. Setelah sekian lama akhirnya sean mimpi bertemu soledad, tapi dengan alur cerita yang baru. Dimana pada saat itu sean berteman dengan seorang cewek yang disukainya. Dan tiap hari sean selalu menemaninya hingga pada suatu kesempatan cewek itu menunjukkan rasa sukanya kepada sean dan mengajak sean pulang bareng, tetapi sean malah asik ngobrol dengan cewek lain sambil memperbaiki sesuatu di mobilnya. Cewek itupun langsung pergi menghilang, dan ketika sean mengejarnya, cewek tersebut tidak ada lagi dalam pandangannya. Sean pun berteriak memanggilnya dan langsung terbangun dari mimpinya. Setelah merasa agak tenang dari bangunnya, sean mencoba mengingat kembali cewek yang ada didalam mimpinya tadi. Sepertinya dia mengenal cewek tersebut dan pernah bertemu dengannya, orangnya putih, tinggi hampir sama dengan sean, dan berjilbab. Berbeda dengan ciri-ciri temannya tiwi! Hal ini membuat sean harus bekerja keras lagi untuk mencari cinta sejatinya, walaupun itu membutuhkan waktu yang lama. Ujian semester telah usai, liburan pun didepan mata. Karena ujian akhir di kampus sean termasuk yang paling cepat, jadi mereka mendapat jatah libur yang cukup panjang sekitar 2,5 bulan. Teman-teman kelas sean lagi mempersiapkan jalan-jalan yang mereka namai dengan keakraban, ritual pelepas kelelahan selama ujian dan dilaksanakan setahun sekali ketika libur tengah tahun. Sean mendapatkan tugas menjadi seksi dokumentasi pada acara tersebut dan kebetulan lia menjadi bendahara. Jadi iuran kegiatan diserahkan kepada lia dan hari ini adalah hari terakhir untuk membayar iuran tersebut. Sean sudah ancang-ancang untuk ke rumah lia malam ini dengan alasan membayar kekaraban, padahal dia ingin ngobrol panjang dengan lia. |
Friday,Aug 3 2007, 04:15:57 PM
|
Rabu, 31 januari 2007 Akhir-akhir ini sean bingung banget, sejak nomor AS nya diaktifkan, banyak sekali yang menghubungi dia. Padahal sebelumnya selama 6 bulan makai, tak ada yang mau menghubunginya. Sampai-sampai dia bosan rasanya punya hape dan akhirnya semua hapenya dijual. Seminggu kemudian, tepatnya seminggu yang lalu, sean beli hape baru. Tapi yang murah saja, maklum bukan anak orang kaya! Awalnya sean jarang membuka hape tersebut, tapi setelah beberapa hari, hapenya itu berdering terus. Banyak sekali nomor-nomor baru masuk! Sean pun jadi bingung, dia tak tau kenapa orang-orang tersebut tahu nomornya ini. Sepengetahuannya, dia tidak pernah nyebarin nomor selain kepada teman-temannya. Lagi pula rata-rata yang miscall dia itu orang-orang baru yang ngajak dia kenalan. Dan rata-rata mereka masih kelas 2 SMA, sedangkan dia sendiri sudah kuliah semester 4. Tapi ada yang lucu waktu sean kenalan sama salah satu diantara mereka. Namanya Dini, anak kelas 2 SMEA Tambi, kota asal sean. Dia sering miscall sean sampai berhari-hari, dan pada hari kamis kemaren sean sms dia. Sean Tanya kenapa dia suka miscall-miscall dan pada kata terakhir sean tulis Understood!. Cewek itu malah bilang sean sok pintar padahal waktu sekolah rangking 32 dari 35 siswa di kelas. Dan dia juga bilang, "sejak kapan kamu bisa bahasa inggris, bukannya waktu di kelas dulu kamu gak pernah masuk jam bahasa inggris, Andre sok pinter!" Sean pun jadi kaget, sapa Andre ? dia bertanya dalam hati, jangan-jangan ni anak salah orang lagi, katanya selanjutnya. Ternyata pada saat dia smsan dengan sean, dia lagi dalam perjalanan pulang menuju Tambi. Yah, karena sudah tau dia salah sambung, "aku kerjain saja dia. Ku bilang saja yang bertentangan dengan pemikiran dia". Pikir sean dalam hati. Dia pun mulai mengajak cewek itu berdebat, kebetulan cewek tersebut sangat benci dengan orang kaya. Sampai-sampai dia mengatakan "mereka itu makin dipujin makin jadi soknya". Sean pun bilang, "gak semua orang kaya yang seperti itu, mungkin kamunya aja yang ketemu orang kaya yang jahat terus". Eh, dini malah bingung dengar sean bilang gitu. Dibilangnya sean aneh lah, sean gila lah, "kita kan udah bahas hal ini sebelumnya dan kita sepakat kalo orang kaya itu ga ada yang baik". Kira-kira begitu kalimat terakhir dari sms yang dini kirimkan untuk menjawab pernyataan sean tadi. Habis itu dini nyuruh sean jemput dia di terminal dan ngajak ketemuan. Sean jadi makin bingung, "gimana mau jemput dia, aku kan sekarang lagi di Yogya (sebuah kota yang berseberangan pulau dengan Tambi dan jaraknya kira-kira 6000 Km) dan dia sekarang sudah sampai di Tambi". Kata sean dalam hati. Akhirnya sean mengaku kalo dia bukan Andrenya dini. Dan sean menyuruh dini ngecek kembali nomor hape yang dia kirim sms ini. Lama sekali sean menunggu balasan sms itu, dia yakin sekarang dini lagi malu banget karena salah orang. Akhirnya dini nelpon sean dan minta maaf karena dia sudah bilang yang tidak-tidak kepada sean. Sean juga awalnya berpikir kalo dini itu mantannya yang lagi nyamar jadi cewek lain supaya bisa balikan lagi dengan sean. Tapi pada hari seninnya dini nanya tentang sepupu sean yang juga sekolah di SMEA kelas 2. baru sean yakin dini bukan orang yang tidak ingin dia temui lagi sampai kapanpun. Akhirnya sean berteman dengan dini, "lagipula dia teman adek sepupu aku", pikir sean. Tidak lama setelah perkenalannya dengan dini ada lagi cewek yang miscall sean, tepatnya tadi malam. Dari nomornya sepertinya cewek itu anak Batam (kota yang berdekatan dengan Tambi, tapi berada di pulau tersendiri. Jaraknya sekitar 500 Km), setelah ditanya ternyata dia anak Tambi juga. Sama seperti sean, tapi dia kelahiran Padang (kota yang berbeda provinsi dengan Tambi, jaraknya kira-kira 1500 Km), kelas 2 SMA juga, tapi dia sekolah di SMUN 1 Tembilahan. Namanya Rara, dia tidak bilang siapa nama panjangnya. Katanya dia dapat nomor sean karena asal pencet saja, "tapi kok bisa sampai nomor Yogya ya, bukan nomor Tambi ?" sean bergumam sendiri. Kata rara dia mau jadi teman sean dan dia minta biodata sean. Tanpa pikir panjang sean pun memberikan biodatanya, "hitung-hitung nambah teman", katanya dalam hati. Pembicaraan keduanya cukup panjang dalam waktu yang singkat, sekitar 2 jam. Rara bertanya kepada sean, "apa kamu sudah punya pacar ?" sean menjawab, "aku masih jomblo dan aku belum punya modal untuk pacaran". Lalu berganti sean yang bertanya, "kenapa kamu belum punya pacar ?" rara bilang kalau dia baru saja putus sama pacarnya karena pacarnya menduakan dirinya dan dia sering sakit hati sama pacarnya itu. Wah, sean jadi merasa sedih melihat apa yang baru dialami oleh rara. "Ternyata masih banyak playboy-playboy yang tidak punya perasaan. Cowok ataupun cewek, sama saja sifatnya. Tidak bisa melihat kesempatan, langsung saja diambil". Sean bicara kepada hatinya. Dia sendiri juga putus sama pacarnya setahun yang lalu karena pacarnya itu selingkuh dengan temannya sendiri. "Entah apa yang ada dalam pikiran mereka, mereka taunya cuma bisa menyakiti orang saja. Tapi untungnya aku, dari awal pacaran aku sudah menyadari tentang kelicikan mantanku itu. Dia tidak pernah jujur kepadaku dari awal kenalan, namanya saja dipalsukan. Tapi karena sebelumnya aku punya dosa karena sering nyakiti hati cewek, yah aku anggap saja ini adalah balasan dari dosa masa laluku. Aku jalani semuanya, aku maafin semua kesalahan mantanku itu, bahkan pada saat dia ngaku kalau dia selama ini selingkuh sama temanku, aku masih mau menerima dia kembali. Betapa bodohnya aku setelah aku ingat bagaimana lugunya aku waktu aku pacaran sama dia. Tapi, seperti kata orang, selalu ada kesempatan kedua bagi orang yang mau meninggalkan kebiasaan buruknya. Tapi ternyata kesempatan terakhir itu pun disia-siakannya. Dia tetap saja menjalin hubungan yang lebih dari sekedar pacaran dengan temanku itu. Dengan bantuan temannya, aku berhasil menjebak dia untuk mengakui perbuatannya itu. Yah, hari itu hari jum'at tanggal 18 november 2005, aku putuskan dia dan tidak ada ampun lagi untuk orang MUNAFIK kayak dia". Sean teringat akan masa lalunya. Sejak itu sean jadi bersifat dingin kepada semua cewek, dia selalu cuek apabila berhadapan dan lewat disamping mereka. Hal itu masih berlangsung sampai sekarang, mungkin itu yang jadi salah satu faktor kenapa sean masih jomblo. Untuk mengobati hati Rara yang masih perih, sean menawarkan diri untuk jadi teman curhatnya jikalau dia tidak punya tempat curhat disana. Setelah selesai smsan dan jam pun sudah menunjukkan angka 12 malam, seanpun beranjak tidur. Lagian dia sudah ngantuk berat dari habis magrib tadi.
Kamis, 1 februari 2007 Hari yang cukup panas di Yogya, akhir-akhir ini cuaca memang sering berubah, terutama di Pulau Jawa. Sean pun tidak betah memakai baju karena keringat terus mengalir di tubuhnya, dia lagi menikmati masa liburan kuliahnya sambil memikirkan kejadian yang akhir-akhir ini mengganggu pikirannya. Tadi malam sekitar jam 10, sean merasa suntuk sekali. Dia pun mulai memainkan hapenya sambil mencari orang yang bisa diajak smsan. Dia pun teringat dengan rara, dan dia pun mulai menulis pesan. tetapi ketika dia lagi asyik menulis pesan, hapenya berdering tanda ada panggilan masuk. Ternyata itu Cuma miscall dari rara. Dia pun kaget, "kok bisa bersamaan seperti itu ya?" Pikirnya dalam hati. Sean melanjutkan menulis sms dan dikirimnya kepada rara. Rara membalas smsnya dan bertanya apakah dia sudah bisa melupakan mantannya itu. Sean menjawab, "aku tidak punya kenangan yang indah dengannya, lagian selama ini kami pacaran jarak jauh. Jadi tak ada kesempatan untuk jalan-jalan berdua. Ketemu saja baru satu kali, itupun cuma sebentar. Tapi suaranya masih terdengar di telingaku setiap kali aku mau tidur dan bangun tidur". Lalu rara pun bertanya, "emang kamu mau jadi pacar rara ?" sean pun terkejut, dia tidak menyangka kalau anak itu baru saja menembak dia. Sean lalu berkata, "kok kamu bertanya seperti itu ? seolah-olah kamu sudah kenal lama sama aku. Pacaran itukan harus teliti, kita harus tahu siapa pacar kita, bagaimana orangnya, kekurangan dan kelebihannya apa saja, dan apa dia bisa membuat kita bahagia atau tidak". Rara menjawab, "kamu pasti kenal sama rara, soalnya kita udah kenal waktu kamu masih tinggal di Tambi". Sean makin kaget membaca sms dari rara itu. Dia berpikir sejenak, dia tidak bisa menerima seseorang begitu saja tanpa tahu bagaimana asal-usulnya, apalagi dengan masa lalunya yang kelam sewaktu dia memutuskan untuk pacaran dengan orang yang belum dikenalnya, belum pernah ketemu, yang pada akhirnya meninggalkan luka yang mendalam di hatinya. Kemudian dia mencoba mencari tahu siapa rara ini sebenarnya. Dia pun bertanya kepada rara, "coba kamu ceritakan bagaimana awal pertemuan kita, kapan dan dimana kita pertama kali bertemu. Terus siapa nama panjang kamu. Aku akan berusaha mengingatnya". Rara menjawab, "gimana ya ? ceritanya panjang banget. Atau gini aja, kamu kenal tidak sama Afo, dia itu abang saudara rara". Sean pun berusaha mengingat dan mencari dalam otaknya apakah dia kenal dengan Afo atau tidak. Sampai akhirnya dia lelah dan tidak menemukan nama afo dalam memorinya. Sean menjawab, "aku tidak tahu siapa afo. Coba kamu ceritakan saja bagaimana awal pertemuan kita, kapan dan dimana, terus siapa nama panjang kamu". Jawaban rara tidak jauh berbeda dengan sms sebelumnya, "namaku memang rara, kamu alumni MAN kan ? dulu aku sering main kesana. Udah dulu ya? Pulsaku udah habis, lain kali kita sambung. Met bobok aja ya ! daaa". Yah, sean tidak bisa berbuat apa-apa, dia cuma bisa berkata dalam sms balasannya, "ya sudah, nanti kalau kamu sudah ada pulsa, kamu ceritakan lagi sama aku. Jawaban yang tadi di pending aja dulu ya". Setelah itu sean berusaha bertanya kepada teman-temannya yang ada di Tamby, mungkin mereka bisa membantu. Tapi sampai siang ini belum ada jawaban apa-apa dari temannya itu. Dia hanya bisa menunggu rara menceritakan bagaimana awal pertemuan mereka dulu.
Sabtu, 17 maret 2007 Hari yang cukup melelahkan untuk sean, dimana pada semester ini dia mengambil tiga mata kuliah penelitian sekaligus. Mana sebentar lagi ujian middle semester, dosen-dosennya banyak memberikan tugas home task yang harus dikumpul pada saat ujian. Tapi, dia tidak perlu lagi mengerjakan ujian tertulis, karena sudah digantikan dengan tugas itu. Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari kamis pagi saat dia baru saja selesai kuliah, ada nomor baru masuk ke hapenya. Pada awalnya dia tidak perduli, tapi kemudian nomor itu mulai membuat hapenya berdering terus sampai membuatnya kesal. Akhirnya sean mengirimkan pesan ke nomor tersebut sambil marah-marah, dan ada sebuah balasan yang berbunyi "kok marah-marah sih say…", kemudian sean membalas sms tersebut "mang aku sayur apa? pake manggil say-say segala. Sebenarnya kamu siapa sih? darimana dapat nomorku? tapi tidak ada balasan. Kemudian dia memutuskan untuk menelponnya. Terdengar sebuah suara yang cekikikan menyambut telponnya, sepertinya ada dua orang cewek yang siap menjadi lawan bicaranya. Lalu sean pun mulai bertanya tentang siapa yang sedang berbicara dengannya. Lalu cewek itu menyebutkan namanya, Nisa ! lalu sean nanya lagi tentang asal cewek tersebut dan darimana dia bisa mendapatkan nomor sean. Lalu cewek itupun berkata : "ni bang sean kan? sudah lupa ya? masa' lupa sama aku?(dibelakangnya ada suara cewek lain yang manggil-manggil sayang kepada sean berulang-ulang kali). Lalu sean bertanya : "kamu anak MAN ya?". Kemudian terdengar suara seperti berbisik dan cewek itupun menjawab : "iya, anak MAN Tambi !" lalu sean mendesak cewek tersebut untuk menjawab dari mana dia mendapatkan nomor sean. Cewek itu tidak menjawab, yang terdengar hanyalah suara temannya yang memanggil setengah berteriak "sayaaaang" dan mereka pun tertawa. Merasa tidak akan mendapatkan jawaban, akhirnya sean memutuskan panggilannya. Setelah itu sean berpikir sambil mengingat masa lalunya. Waktu masih sekolah di MAN Tambi, dia memang banyak kenal dengan cewek, terutama adik kelas. Kebetulan dia juga waktu itu sempat menjadi ketua divisi bahasa yang setiap pagi tampil sambil berbicara dengan bahasa inggris yang memang diharapkan untuk meningkatkan minat siswa-siswa lain untuk mempelajari bahasa inggris, terutama active speaking. Jadi pada saat itu dia cukup terkenal dikalangan siswa-siswa MAN. Lagipula pada waktu kelas 2 itu, teman-temannya lagi ramai-ramainya menjalankan program 14 hari mencari cinta. Jadi banyak temannya yang meminta sean untuk menjadi mak comblang. Itulah sebabnya mengapa dia banyak bergaul dengan adik kelas yang cantik-cantik karena merekalah target temannya itu. Dan dia juga sempat berkenalan dengan seorang cewek yang diluar target secara tidak sengaja. Cewek itu bernama Nisa ! gak cantik, tapi lumayan untuk seorang cewek dengan kulit hitam manis dan tinggi 155 cm pada waktu itu. "mungkin dia orangnya" sean bertanya dalam hatinya untuk meyakinkan. Tetapi masih ada kejanggalan yang belum diketahuinya. Pada malam harinya sekitar jam 10, hape sean berdering dan ada tulisan 1 missed call. Setelah dilihat ternyata itu dari nisa. Kemudian sean mengirim pesan dengan sedikit nada marah, tapi jawabannya hanyalah sebuah missed call. Besok malamnya sean mengirim pesan sambil bertanya apa maksud cewek itu dengan missed callnya tersebut. Tidak lama setelah itu hapenya berdering tanda sebuah pesan masuk. Dari nisa yang bertuliskan "bang sean yang cakep, jangan marah dong. Sebagai orang yang suka sama abang, apa salah jika saya berusaha mencari perhatian abang? Kalau boleh tau, apa di Yogya abang sudah punya cewek? Apa saya masih punya kesempatan?" lalu sean pun membalas pesan tersebut, "sebenarnya siapa sih kamu? kenapa kamu manggil-manggil aku pakai say-say segala? Darimana kamu dapat nomor jogja aku ini? perasaan aku tak pernah bagi-bagi nomor sama anak-anak MAN. (kemudian dia teringat sesuatu) kayaknya aku tidak kenal denganmu, memang ada temanku yang namanya mirip dengan kamu, tapi dia ndak pernah manggil aku pakai abang. (kebiasaan anak MAN untuk manggil kakak kelasnya dengan panggilan 'kakak', bukan 'abang') Aku lagi sibuk penelitian, jadi tak ada waktu untuk pacaran! Tidak ada balasan, sean pun beranjak tidur dan berhenti memikirkan cewek tak jelas itu.
|



